新闻是有分量的

Berbincang dengan特朗普迪电话,Jokowi merasa ada化学

2016年11月30日下午5:18发布
2016年11月30日下午5:30更新

福布斯CEO论坛。 Presiden Joko Widodo memberi sambutan dalam pembukaan福布斯全球CEO会议ke-16 di Jakarta,Selasa,11月29日。 Sebanyak 400 pemimpin bisnis di dunia akan menghadiri perhelatan yang mengangkat tema“Rising the Challenge”。 Foto oleh Rosa Panggabean / ANTARA

福布斯CEO论坛。 Presiden Joko Widodo memberi sambutan dalam pembukaan福布斯全球CEO会议ke-16 di Jakarta,Selasa,11月29日。 Sebanyak 400 pemimpin bisnis di dunia akan menghadiri perhelatan yang mengangkat tema“Rising the Challenge”。 Foto oleh Rosa Panggabean / ANTARA

印度尼西亚雅加达 - Dalam konferensi pers dalam acara 福布斯全球CEO会议雅加达pada Rabu,11月30日,Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal(BKPM)Thomas Lembong mengungkapkan Presiden Joko“Jokowi”Widodo berkesempatan untuk berbincang dengan Presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump pada Senin ,11月28日,lalu。

Perbincangan tersebut dilakukan lewat sambung telepon selama lima menit,dan mengindikasikan sentimen yang positif,terutama terkait hubungan kedua kepala negara tersebut。

“Sepertinya,karena Presiden Jokowi dan Donald Trump sama-sama merupakan seorang pebisnis,mereka dapat berhubungan dengan baik dan memiliki chemistry yang baik pula,”tutur Thomas Lembong kepada media。

Tom Lembong menyatakan perbincangan via telepon tersebut sangat berarti bagi Indonesia,ditambah lagi dengan hadirnya主席Forbes Media,Steve Forbes ke Indonesia,karena keluarganya memiliki hubungan erat dengan Partai Republik,partai pengusung Trump。

“Kami Senang dapat berdiskusi bersama Steve Forbes tentang outlook kebijakan di Washington DC di bawah kepemimpinan Donald Trump,”tuturnya。

Mantan Menteri Perdagangan ini juga menyatakan bahwa ia optimis pada hubungan ekonomi antar dua negara di masa kepemimpinan Trump mulai 2017 mendatang。

“Kami yakin Presiden Trump dapat menstimulasi ekonomi Amerika,yang akan berdampak baik pada ekonomi dunia,dan kemudian berdampak baik pada Asia Timur dan Indonesia,”ujar Tom。 -Rappler.com