新闻是有分量的

Ketua KADIN:Hilangkan pungli dengan sistem perijinan online

2016年10月12日下午4:14发布
2016年10月12日下午4:14更新

HAPUS PUNGLI。 Ketua Kamar Dagang dan Industri(KADIN),Rosan P. Roeslani mengusulkan agar semua perijinan menggunakan sistem online untuk menghapus praktik pungli。 Foto oleh Sakinah Ummu Haniy / Rappler

HAPUS PUNGLI。 Ketua Kamar Dagang dan Industri(KADIN),Rosan P. Roeslani mengusulkan agar semua perijinan menggunakan sistem online untuk menghapus praktik pungli。 Foto oleh Sakinah Ummu Haniy / Rappler

雅加达,印度尼西亚 - Menyikapi terjadinya Operasi Tangkap Tangan(OTT)di Kantor Kementerian Perhubungan pada Selasa,11 Oktober kemarin,Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri(KADIN)Rosan P. Roeslani mengakui bahwa tindakan pungutan liar(pungli)memang masih kerap terjadi。

“Memang banyak pungli di mana-mana,”tutur Rosan pada media dalam acara Trade Expo Indonesia ke-31 di Jakarta,Rabu,12 Oktober。

Rosan mengungkapkan praktik semacam itu masih terjadi karena urusan perijinan yang masih dalam bentuk tatap muka dan melalui proses杨panjang。 (BACA: )

“Semakin panjang suatu urusan perijinan,semakin banyak potensi korupsi,”katanya。

Untung menghilangkan adanya potensi korupsi yang terjadi khususnya dalam perijinan usaha ke beberapa lembaga pemerintahan terkait,Rosan mengungkapkan sistem perijinan online merupakan solusi yang tepat。

“Untuk menghilangkan itu prosesnya diperpendek。 Caranya gimana? 在线 aja semuanya。 Jadi enggak usah ketemu orang,“ujar Rosan。

Menurut pengusaha berusia 47 tahun tersebut,dengan sistem online maka proses verifikasi tidak perlu melalui beberapa meja,sehingga potensi korupsi juga berkurang。

“Kita melihatnya pungli itu terjadi bagaimana begitu kita ketemu dengan orang。 kalau kita ketemu dengan teknologi enggak mungkin kita kasih duit(pungli)itu ke teknologi,“katanya。 -Rappler.com